Tampilkan postingan dengan label Adab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2012

Sahabat sejati

              Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Ta’ala dengan sesempurna bentuk.  Allah Ta’ala berfirman yang artinya : “ Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At-Tin: 4).
Di dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan manusia  yang lain untuk melangsungkan kehidupannya di muka bumi ini, dengan kata lain manusia adalah makhluk yang bersifat sosial membutuhkan satu dengan yang lainnya.
Di dalam kehidupan bermasyarakat seseorang sudah pasti memiliki teman, baik dalam bermain, berkerja, maupun yang lainnya. Sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teman merupakan sebuah elemen penting yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang.

LAKI-LAKI MENYERUPAI WANITA ATAU SEBALIKNYA

            Tidak diragukan lagi bahwa Islam adalah satu – satunya agama yang diridhai oleh Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman : Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam”. ( QS. Al- imran : 19 ). Islam adalah agama yang  sempurna ajarannya yang tidak butuh penambahan dan pengurangan didalamnya, sehingga Allah Ta’ala berfirman : “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu”. (QS. Al- maidah : 3 ).

Penderitaan Tetanggaku Merupakan Penderitaanku Kelak di Akhirat

           Dalam tatanan hidup bermasyarakat tetangga merupakan lingkaran kedua setelah rumah tangga kita. Sehingga corak sosial suatu lingkungan masyarakat sangat diwarnai oleh kehidupan bertetangga. Pada masyarakat pedesaan hubungan antara tetangga sangat kental hingga melahirkan norma sosial. Demikian juga pada lapisan masyarakat menengah kebawah dari masyarakat perkotaan, hubungan pertetanggaan masih sekuat masyarakat pedesaan. Hanya pada lapisan menengah ke atas, hubungan pertetanggaan agak longgar karena pada umumnya mereka sangat individualistik (menyendiri).

Jumat, 09 Maret 2012

Meminta minta yang halal dan meminta-minta yang haram


         Meminta-minta yang yang halal dan meminta-minta yang haram Meminta-minta dalam bahasa arab disebut tasawwul. Dari fi’il tasawwala artinya ”meminta-minta atau meminta pemberian (lihat mu’jamul wasith). Sebagian ulama mendefinisikan tasawwul adalah upaya meminta harta orang lain, bukan untuk kemashlahatan agama melainkan untuk kepentingan pribadi.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan ”Perkataan Al-Bukhari (bab menjaga diri dari meminta-minta) maksudnya adalah meminta-minta sesuatu, selain untuk kemashlahatan agama)lihat:Fathul baari 3/336).

Kamis, 01 Maret 2012

HUKUM MEMINTA-MINTA (MENGEMIS) MENURUT SYARI'AT ISLAM


DEFINISI MINTA-MINTA (MENGEMIS)
             Minta-minta atau mengemis adalah meminta bantuan, derma, sumbangan, baik kepada perorangan atau lembaga. Mengemis itu identik dengan penampilan pakaian serba kumal, yang dijadikan sarana untuk mengungkapkan kebutuhan apa adanya. Hal-hal yang mendorong seseorang untuk mengemis –salah satu faktor penyebabnya- dikarenakan mudah dan cepatnya hasil yang didapatkan. Cukup dengan mengulurkan tangan kepada anggota masyarakat agar memberikan bantuan atau sumbangan.