Minggu, 25 November 2012

BAGAIMANA MENJADI PEGAWAI YANG AMANAH?

               Ini adalah risalah singkat berupa nasihat untuk para pegawai dan karyawan dalam menunaikan pekerjaan-pekerjaan yang diamanahkan kepada mereka dan agar mereka senantiasa istiqomah dalam menjalankan kewajiban-kewajiban mereka.

 KEWAJIBAN MENUNAIKAN AMANAH
Sesuguhnya Allah Ta’ala mewajibkan kepada orang-orang yang beriman untuk menunaikan amanah dan larangan berkhianat .sebagaimana  firman Allah Ta’ala yang artinya:” Sesungguhnya Allah menyuruh kamu untuk menunaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila kalian menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkannya dengan adil.”. [QS.An-Nisa : 58]

Tiga macam karakteristik nafsu

            Sesungguhnya nafsu merupakan salah satu faktor yang menghalagi seseorang dari beribadah kepada Allah Ta'ala dan menjauhkannya dari ketaatan kepada-Nya serta menjerumuskannya ke dalam kubangan dosa dan kenistaan. Seseorang harus melawan nafsunya dari hal-hal yang dapat mendatangkan murka Allah Ta'ala. Maka dari itu manusia terbagi menjadi dua kelompok. Pertama, manusia yang dikalahkan dan dikuasai oleh hawa nafsunya. Ia benar-benar tunduk dibawah perintah dan kendalinya. Kedua, manusia yang berasil memenangkan pertarungan melawan nafsunya. Ia mampu mengekangnya, menundukkannya, dan nafsu pun tunduk dibawah perintah dan kendalinya.

Sahabat sejati

              Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Ta’ala dengan sesempurna bentuk.  Allah Ta’ala berfirman yang artinya : “ Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At-Tin: 4).
Di dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan manusia  yang lain untuk melangsungkan kehidupannya di muka bumi ini, dengan kata lain manusia adalah makhluk yang bersifat sosial membutuhkan satu dengan yang lainnya.
Di dalam kehidupan bermasyarakat seseorang sudah pasti memiliki teman, baik dalam bermain, berkerja, maupun yang lainnya. Sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teman merupakan sebuah elemen penting yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang.

Penyakit Hati Yang Harus Dihindari

Sombong adalah suatu penyakit hati yang biasa menjangkiti sebagian besar manusia, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Maka orang yang berlaku sombong, lahiriyahnya berlawanan dengan apa yang ada di dalam hatinya. Hatinya rusak dan menjadi buruk karena melakukan amal yang baik tanpa didasari  dengan hati yang ikhlas. Secara lahiriyah ia berbuat kebaikan, tetapi pada hakikatnya dia hanya beramal untuk membanggakan dirinya dihadapan manusia serta menginginkan pujian dari mereka.

LAKI-LAKI MENYERUPAI WANITA ATAU SEBALIKNYA

            Tidak diragukan lagi bahwa Islam adalah satu – satunya agama yang diridhai oleh Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman : Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam”. ( QS. Al- imran : 19 ). Islam adalah agama yang  sempurna ajarannya yang tidak butuh penambahan dan pengurangan didalamnya, sehingga Allah Ta’ala berfirman : “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu”. (QS. Al- maidah : 3 ).

Macam – macam Hati

Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati ini tidak akan terlepas dari tanggungjawab yang dilakukannya kelak di akhirat, sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggunganjawabnya."  (Al-Isra: 36).
Dalam tubuh manusia kedudukan hati dengan anggota yang lainnya adalah ibarat seorang raja dengan seluruh bala tentara dan rakyatnya, yang semuanya tunduk di bawah kekuasaan dan perintahnya dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya

TERCELANYA SIFAT KIKIR

             Segala puji untuk Allah Ta’ala semata, semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan pada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam, keluarga, shahabat serta orang – orang yang meniti di jalan-Nya sampai hari kiamat.
Kikir merupakan sifat yang tercela yang dimiliki manusia yang mana sifat ini dapat menghalangi seseorang dari menunaikan apa – apa yang diwajibkan oleh Allah Ta’ala kepadanya dan enggan berinfaq di jalan Allah.
Bahaya Kikir
Dari Abi Hurairah radhiyallah ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. Maka Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya: “ Apa itu wahai Rasulullah ?. Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab : Menyekutukan Allah  , kikir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan haq, makan harta riba, makan harta anak yatim, lari dari peperangan, menuduh wanita muslimah berzina”(HR.Nasa’i, shahih).