“Sayangku...tidak ada yang kucintai di dunia
ini selain dirimu. Aku mengorbankan jiwa ragaku hanya untukmu”. Begitulah
kira – kira seorang lelaki merayu kekasihnya yang mungkin sedang marah.
walaupun kata – kata yang semisal ini sering kita dengar dan kita jumpai. Hal
tersebut mempunyai konsekwensi besar,ketika seorang lelaki bersedia
mengorbankan semua yang dia miliki untuk kekasihnya.
Berupa
keimanan kepada Allah Ta’ala, hubungan kekerabatan dengan orang tua
atau saudaranya dan lain sebagainya. Tentunya hal ini merupakan peristiwa yang
ironis dan krisis.