Sombong adalah suatu penyakit hati yang biasa menjangkiti sebagian
besar manusia, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Maka orang yang berlaku
sombong, lahiriyahnya berlawanan dengan apa yang ada di dalam hatinya. Hatinya rusak dan menjadi buruk karena melakukan amal yang baik tanpa didasari dengan
hati yang ikhlas. Secara lahiriyah ia berbuat kebaikan,
tetapi pada hakikatnya dia hanya beramal untuk membanggakan dirinya dihadapan manusia serta menginginkan pujian
dari mereka.
Berjalan di atas Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemamahan Para Sahabat serta orang - orang yang mengikuti mereka dengan kebenaran sampai hari kiamat
Minggu, 25 November 2012
LAKI-LAKI MENYERUPAI WANITA ATAU SEBALIKNYA
Tidak diragukan lagi bahwa Islam
adalah satu – satunya agama yang diridhai oleh Allah Ta’ala. Allah Ta’ala
berfirman : Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam”.
( QS. Al- imran : 19 ). Islam adalah agama yang sempurna ajarannya yang tidak butuh
penambahan dan pengurangan didalamnya, sehingga Allah Ta’ala berfirman :
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu”. (QS.
Al- maidah : 3 ).
Macam – macam Hati
Hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati ini tidak
akan terlepas dari tanggungjawab yang dilakukannya kelak di akhirat,
sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: "Sesungguhnya
pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai
pertanggunganjawabnya." (Al-Isra: 36).
Dalam
tubuh manusia kedudukan hati dengan anggota yang lainnya adalah ibarat seorang
raja dengan seluruh bala tentara dan rakyatnya, yang semuanya tunduk di bawah
kekuasaan dan perintahnya dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya
TERCELANYA SIFAT KIKIR
Segala puji untuk Allah Ta’ala semata, semoga
shalawat dan salam tetap tercurahkan pada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi
wassalam, keluarga, shahabat serta orang – orang yang meniti di jalan-Nya
sampai hari kiamat.
Kikir merupakan sifat yang tercela yang
dimiliki manusia yang mana sifat ini dapat menghalangi seseorang dari menunaikan
apa – apa yang diwajibkan oleh Allah Ta’ala kepadanya dan enggan berinfaq di jalan Allah.
Bahaya Kikir
Dari Abi Hurairah radhiyallah ‘anhu
bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Jauhilah
tujuh hal yang membinasakan. Maka Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya: “ Apa itu wahai
Rasulullah ?. Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab : Menyekutukan
Allah , kikir, membunuh jiwa yang
diharamkan Allah kecuali dengan haq, makan harta riba, makan harta anak yatim,
lari dari peperangan, menuduh wanita muslimah berzina”(HR.Nasa’i, shahih).
KEWAJIBAN SEORANG PAHLAWAN
Petani adalah pekerjaan mulia
yang menjadi tumpuan dalam kehidupan ini. Petani memiliki peran
yang besar dalam perputaran roda kehidupan, hampir semua makhluk hidup
terutama manusia berutang budi pada petani, maka sangat pantas jika para petani diberi gelar HERO OF
THE WORLD atau pahlawan dunia.
Islam, sebagai agama yang paling peduli dengan masalah sosial, hadir sebagai agama
yang paling menghormati petani. Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam bersabda: “Barang
siapa yang menanam pohon atau menabur
benih, kemudian hasilnya dimakan oleh manusia, burung, binatang buas ataupun
yang melata, maka pemiliknya mendapat pahala sedekah darinya.”(HR. Ahmad, shahih)
KEJUJURAN
Segala puji hanya
bagi Allah Yang Maha Bijaksana, shalawat serta salam semoga senantiasa
tercurahkan kepada Nabi kita yang mulia Muhammad shallallahu ‘alaihi
wasallam, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti mereka
dengan baik.
Makna Kejujuran
Kejujuran adalah
keselarasan antara yang zhahir dengan yang batin dan keselarasan antara ucapan
dengan perbuatan serta keselarasan antara berita dengan kenyataan yang ada.
Penderitaan Tetanggaku Merupakan Penderitaanku Kelak di Akhirat
Dalam tatanan
hidup bermasyarakat tetangga merupakan lingkaran kedua setelah rumah tangga
kita. Sehingga corak sosial suatu lingkungan masyarakat sangat diwarnai oleh
kehidupan bertetangga. Pada masyarakat pedesaan hubungan antara tetangga sangat
kental hingga melahirkan norma sosial. Demikian juga pada
lapisan masyarakat menengah kebawah dari masyarakat perkotaan, hubungan
pertetanggaan masih sekuat masyarakat pedesaan. Hanya pada lapisan menengah ke atas,
hubungan pertetanggaan agak longgar karena pada umumnya mereka sangat individualistik
(menyendiri).
Langganan:
Postingan (Atom)