Kamis, 15 November 2012

Mutiara ikhlas




Seorang muslim yang sejati adalah orang yang mengetahui bagaimana  ia menyembah tuhannya.Setiap muslim mendambakan agar ibadahnya diterima oleh Allah Ta’ala.Suatu amalan yang kecil jika diikhlaskan hanya karena Allah Ta’ala semata,maka amalan tersebut akan menjadi besar dan berat timbangannya disisi Allah Ta’ala. Sebaliknya, suatu amalan yang besar jika dilakukan dengan tanpa ikhlas dan mengharap pujian manusia,maka amalan tersebut akan menjadi kecil dan ringan di sisi Allah Ta’ala bagaikan debu yang diterpa oleh angin.

Definisi ikhlas
Ikhlas dari segi bahasa berarti membersihkan dan memurnikan sesuatu.
Adapun menurut syari'at yaitu memurnikan ibadah hanya kepada Allah Ta’ala dari segala kotoran syirik."
Kedudukan Ikhlas
Sesungguhnya Allah Ta’ala telah memeritahkan kepada para HambaNya  agar mengikhlaskan ibadah hanya kepadaNya. Orang yang ikhlas ialah orang yang mengerjakan amalan ketaatan berupa shalat,puasa,zakat,sedekah,membaca al-qur'an dan yang lainnya dengan tujuan mengharapkan pahala dari Allah Ta'ala semata,bukan karena menginginkan pujian manusia. Maka orang yang shalat harus mengikhlaskan niatnya hanya untuk Allah semata dan bukan karena ingin disebut sifulan ahli ibadah,ahli imu dan sebagainya.
Allah Ta'ala berfirman yang artinya: " Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus , dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus.(Q.S al-bayinah:5)
Diriyatkan dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu 'anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya”. (HR.bukhari dan Muslim)
Mengikhlaskan niat dalam beribadah merupakan hal yang paling susah bagi jiwa seorang muslim .sebagaimana perkataan Sufyan Ats-Tsauri: “Tidak ada yang paling berat bagiku untuk kuobati daripada niatku, karena ia selalu berubah-ubah.Dan begitu juga diantara doa Nabi shallallahu alaihi wasallam"wahai dzat yang mebolak-balikkan hati,tetapkanlah hatiku berada diatas agamaMu."

Keutamaan ikhlas

1. ikhlas adalah syarat diterimanya suatu ibadah
Sebagaimana Rasullullah shallallahu alaihi wasallam  bersabda"sesungguhnya Allah tidak menerima suatu amalan kecuali dari orang yang mengikhlaskan amalannya hanya untuk allah semata dan berharap melihat wajah Allah.(HR.An-Nasa'i dalam kitab al-jihad dan dishahihkan oleh Al-Albani)
2.Kaum muslimin mendapat pertolongan dari Allah Ta'ala dan kemenangan atas musuh-musuh mereka karena doa orang- orang yang ikhlas.Sebagaimana Rasullullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :"sungguh Allah menolong umat ini karena orang-orang lemah diantara mereka,dengan doa dan shalat mereka serta keikhlasan mereka.( Targib wa tarhib dishahihkan oleh Al-Albani)
3. Hanya Orang Yang Ikhlaslah Yang Selamat
Sesungguhnya  iblis telah menanamkan rasa hasad dan dendam pada dirinya terhadap Nabi Adam alaihis salam beserta keturunannya.Maka dia bersumpah kepada Allah Ta'ala akan senantiasa menggoda anak Adam dan menjerumuskannya ke dalam neraka kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas.Sebagaimana Allah Ta'ala berfirman: "Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas di antara mereka." (QS. Shaad: 82-83).
Perusak-perusak Keikhlasan
Ada beberapa hal yang bisa merusak keikhlasan seseorang  yaitu:
1.Riya’ ialah memperlihatkan suatu bentuk ibadah dengan tujuan dilihat manusia, lalu orang-orangpun memujinya.Maka barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan karena pujian manusia maka pahala amalan tersebut terhapus . Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam  telah memperingatkan para Shahabatnya radhiyallahu ‘anhum dari riya'. Hal ini sebagaimana telah ditegaskan oleh Beliau Shallallahu alaihi wasallam :“Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil.” Maka para Shahabat bertanya: “Wahai Rasulullah apa itu syirik kecil?” Beliau menjawab: Riya’.” (HR. Ahmad dalam At-Targhib wat Tarhib dan dishahihkan oleh Al-Albani)
2.Sum’ah, yaitu beramal dengan tujuan agar didengar oleh orang lain serta mencari popularitas.
3.Ujub (merasa bangga terhadap dirinya dengan amalannya),ini masih termasuk kategori riya’ hanya saja Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah membedakan keduanya dengan mengatakan bahwa: “Riya’ masuk didalam bab menyekutukan Allah dengan makhluk, sedangkan ujub masuk dalam bab menyekutukan Allah dengan diri-sendiri. (Al fatawa, 10/277)
Beberapa faktor yang dapat mendukung seorang untuk ikhlas dan  terbebas dari riya'
1 .Harus menyadari sepenuhnya , bahwa ia hanyalah seorang hamba. Dan tugas seorang hamba adalah mengabdi dengan sepenuh hati serta mengharap belas kasih dan keridhaan Allah Ta'ala semata.
2 .Membaca sejarah perjalanan hidup orang-orang yang ikhlas dalam beribadah. Banyak kisah yang terdapat dalam Al Qur`an dan hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang orang-orang yang ikhlas dalam beribadah. Semua itu agar menjadi pelajaran dan contoh bagi orang-orang sesudahnya.
3. Bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu. Seseorang tidak akan dapat mencapai keikhlasan kalau tidak bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu dan senantiasa istiqomah dalam beribadah.
4.Memperbanyak ibadah-ibadah yang tersembunyi seperti shalat malam, shadaqah secara sembunyi- sembunyi, menagis karena Allah Ta’ala dikala menyendiri dan sebagainya.
5.Membuktikan pengagungan kita kepada Allah, dengan merealisasikan tauhid  dan mengamalkannya.
6. Mengingat kematian,sakaratul maut dan siksa kubur serta kedahsyatannya.
7. Mengenal pintu-pintu masuknya riya' ke dalam hati seseorang ,sehingga ia dapat terbebas dari riya’.
8. Meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah dari perbuatan riya’dengan membaca doa:”Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat syirik padahal aku mengetahui,dan aku mohon ampun atas apa-apa yang tidak aku ketahui.”
Buah dari keikhlasan
Betapa banyak buah darike ikhlasan baik dari al-qur'an maupun hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,diantaranya:
1. Ikhlas merupakan sebab selamatnya seseorang dari fitnah dan ujian baik dunia maupun di akhirat.
2. Ikhlas merupakan sebab terkabulnya doa.
3. Ikhlas merupakan sebab seseorang memperoleh ridha Allah Ta'ala.
4. Iklash menjadikan seorang hamba zuhud di dunia dan merasa qona'ah(cukup atas pemberian Allah Ta'ala)dan tidak menoleh terhadap apa yang ada ditangan manusia.
Maka bersegeralah mengerjakan  amalan shaleh dimanapun kita berada dengan ikhlas dan istiqomah dalam beramal serta waspada terhadap riya' karena hal itu akan menghapus pahala suatu amalan ibadah dan akan menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka.Dan berbekalah untuk meyongsong kehidupan akhirat dengan amalan shaleh .Ya Allah jadikanlah kami termasuk hamba-hambamu yang ikhlas  dan termasuk orang-orang yang beramal shaleh mengharap keridhaaMu .Amiin
Maraji': Tazkiyatun Nufus, karya:Dr.Ahmad Farid
            Ikhlas wa syirkul ashghor,karya Dr.Abdul Aziz bin Muhammad Abdul lathif

1 komentar:

  1. Borgata Hotel Casino & Spa - Mapyro
    Find 당진 출장안마 parking costs, 경상남도 출장안마 opening hours and a parking map of 충청북도 출장안마 Borgata Hotel Casino & Spa 3900 Borgata Rd. Atlantic City, NJ 08401. 용인 출장샵 (609) 317-2000 광주 출장마사지 for

    BalasHapus